Indonesian Day at DSJ (update 28.11.18)

(please scroll down for english version)

Hari Indonesia “Persembahan untuk Ibu Sud”

Hari ini kelas 1-6 di Sekolah Jerman Jakarta merayakan Hari Indonesia. Tahun ini, kami ingin mengenang Ibu Sud. Maka, kami bekerjasama dengan Karunia Bersama Lucky untuk mendatangkan beberapa instruktur vokal untuk memperkenalkan lagu-lagu anak karya Ibu Sud dan berlatih untuk bernyanyi dalam paduan suara. 

Ibu Sud lahir dengan nama Saridjah Niung di Sukabumi pada tahun 1908, dan wafat pada tahun 1993. Beliau adalah seorang pemusik, guru musik, pencipta lagu anak, dan seniman batik Indonesia. Bakatnya dalam seni suara dan memainkan biola diasah sejak kecil dengan bantuan ayah angkatnya, JF Kramer. Kecintaannya akan tanah air juga dipupuk dari kecil oleh beliau.

Setelah selesai sekolah, Ibu Sud mengajar di Hollandsch-Inlandsche School selama 16 tahun lamanya. Di sana ia terinspirasi untuk menyanyi dan menciptakan lagu-lagu anak yang bersifat ceria dan patriotik. Ibu Sud juga memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau juga mengiringi lagu Indonesia Raya dengan biolanya untuk pertama kalinya sewaktu hari sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928!

Semasa hidupnya, Ibu Sud telah menciptakan lebih dari 200 lagu, dan hari ini, sekitar 25 lagu masih bertahan dan menjadi lagu klasik anak Indonesia.

Anak-anak datang dengan berpakaian batik dan dengan semangat mempelajari lagu-lagu Ibu Sud yang indah dan bersajak, dari Kupu-Kupu yang Lucu, Burung Kutilang, Naik Delman, Naik Naik ke Puncak Gunung, Kereta Api, Tik tik Tik Bunyi Hujan, Desaku, Lihat Kebunku, Pergi Belajar sampai pertunjukan akhir yang memukau, Tanah Airku. Setelah itu, mereka mendapatkan kenangan untuk Hari Indonesia yang ditutup dengan makanan dan kudapan lezat yang telah dipersiapkan oleh orangtua siswa-siswi kami. Selamat atas hasil kerja kerasnya dan terimakasih untuk dukungan semua pihak sehingga hari ini terwujud dengan sukses! 

Indonesian Day “A Tribute to Ibu Sud”

Today, grades 1 – 6 of the German School Jakarta celebrated Hari Indonesia. This year, we commemorated Ibu Sud. Therefore, we worked together with Karunia Bersama Lucky to invite vocal instructors to introduce Ibu Sud’s children’s songs and to practice with the children in a chorus.

Ibu Sud was born with the name Saridjah Niung in Sukabumi in 1908, and died in 1993. She was a respected musician, music teacher, composer of children’s songs, and a batik artist. Her talents in vocal arts and the violin were supported by her foster father, JF Kramer. Her love of her country also grew inspired by him.

After finishing her study, Ibu Sud taught at the Hollandsch-Inlandsche School for 16 years. There, she was inspired to sing and compose children’s songs which are cheerful and patriotic in nature. Ibu Sud also played an important role in the process of Indonesia’s Independence. She played the Indonesia Raya national anthem for the first time on her violin on the 28th of October 1928 during the National Youth Pledge Day!

In her life, Ibu Sud has composed over 200 children’s songs, and today, only about 25 songs remain and have become Indonesia’s classic children’s songs.

Our children came in Batik and enthusiastically learned Ibu Sud’s beautiful and poetic compositions from Kupu-Kupu yang Lucu, Burung Kutilang, Naik Delman, Naik Naik ke Puncak Gunung, Kereta Api, Tik tik Tik Bunyi Hujan, Desaku, Lihat Kebunku, Pergi Belajar until the final magnificent performance of Tanah Airku. After the show, they received souvenirs for their efforts and enjoyed a delicious spread of Indonesian food and snacks presented by the parents! Congratulations for all your hard work and thank you for all the support from various parties to make this a successful day!